Sabtu, 15 Maret 2014

Rembulan Gelap Menutup Pintu

Hitam rambutnya menjulur ke Bumi
Derap langkahnya mengikuti atmosfir
berotasi dihadapanku
entah menyinari apa?
ku coba menerka,,
mungkin angin yang ia temani.
namun aku yang merasa hangat
tak mengenal dia,,
tak mengerti rasanya
namun berharap cahaya itu menembus ke mataku
aku memuji kebesaaran-Nya
rembulan bersinar di sekelilingku
memberi hangat untukku bernafas di atmosfirku
dia kembali,,
menjemput pagi,,
pintu terbitnya esok kembali, lagi dan lagi
rembulan pergi, dan,, ah..
aku menunggu pagii..
bertemu mentari, dia....
rembulan gelap ...untuk..
malam ini....
senyum sapa, saat bertemu
bersama embun sejuk pagi ini
m
alam dingin, pagi indah,,, nikmat
bertemu denganmu.. belajar berdua.
aku kau dan... dinding antara kita,,
jalan menuju hatimu,,,
pintu itu masih tertutup
apakah itu untuk siapa? aku?
mungkinkah? jika Dia menginginkannya,,
aku pasrah
dengkuran waktu dihadapanku, berisik..
rembulan gelap...
kau semangat pagiku....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar