Rabu, 15 Juli 2020

istirahat

kadang di sudut-sudut paling sunyi dan gelap. ada sedih yang menggantung dalam bentuk senyap. ada kata yang semakin banyak menguap. ada lelah yang kemudian jadi genap. ada perih yang terperangkap. kita berhak menjerit dan butuh untuk teriak meski tak pernah siap. yang terjangkau hanya tangis sebelum lelap.

bisakah kita menyendiri tanpa merasa sepi?
bisakah kita menyepi tanpa merasa sendiri?
tanpa merasa tertekan oleh kekhawatiran yang kian menyudutkan. tanpa ketakutan yang sering berganti. tanpa perasaan ingin mati.
diriku, aku tahu kamu lelah. jangan terlalu banyak dipikirkan. istirahat dan menangis lagi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar